Terkait Sengketa Tanah Milik H. Tous, Yudi : Tidak Pernah Ada Transaksi Jual beli

INDONESIASATU.CO.ID:

Cilegon - Menjawab pemberitaan yang dimuat oleh salah satu media Online berkenaan dengan masalah sengketa tanah milik H. Tous yang berlokasi di Jl. Brigjen Katamso no. 58 link gambiran, rt. 012/003, Kelurahan Gunung Sugih, Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon, dengan luas lahan 9925 m2.

Yudi Wahyudi selaku pemegang kuasa dari ahli waris H. Tous mempertanyakan keberadaan Winarno. Dan jika memang benar ada transaksi jual beli pasti ada dokumen nya.

"Jika memang benar ada transaksi jual beli pasti ada dokumennya, tapi ini tidak ada. Selama saya disini, Winarno yang katanya sudah membeli tanah ini dan sudah melakukan transaksi jual beli, tidak pernah datang kesini. Dan tidak pernah ada orang BPN yang datang kesini untuk mengukur tanah," ucap Yudi saat ditemui awak media di lokasi, Jum'at, (22/02/2019).

Yudi menambahkan, terkait laporan dari pihak Winarno bulan Juli tahun 2018, Yudi sudah dipanggil oleh pihak Kepolisian Polres Cilegon dan sudah diperiksa.

"Terkait laporan dari pihak Winarno, saya sudah dipanggil oleh pihak Kepolisian Polres Cilegon dan saya sudah diperiksa. Untuk hasilnya seperti apa dan bagaimana, silahkan saja tanya langsung oleh pihak Kepolisian Polres Cilegon," terang Yudi.

Menurut Yudi, pihak ahli waris dari H. Tous tidak pernah merasa menjual tanah tersebut dan tidak mengetahui adanya proses jual beli tanah tersebut. Maka dari itu pihak ahli waris merasa bingung ketika sertifikat milik H. Tous beralih nama menjadi Winarno.

"Pihak ahli waris tidak pernah merasa menjual tanah tersebut dan tidak pernah ada transaksi jual beli tanah tersebut. Pihak ahli waris juga tidak mengenal siapa Winarno. Jadi pihak ahli waris kebingungan ketika sertifikat atas nama H. Tous beralih ke Winarno," tambah Yudi.

"Saya yang diberi kuasa oleh pihak ahli waris H. Tous  akan memperjuangkan apa yang diamanatkan ke saya. Disini saya melihat adanya transaksi fiktif. Dokumen sudah saya pegang semua, dan bisa dibuktikan di mata hukum," tutup Yudi. (Amel)

  • Whatsapp

Index Berita