Warta.

Cilegon.

 
January 13, 2026

Respon Cepat Laporan Warga, Satreskrim Polres Cilegon Laksanakan Pengamanan TKP

Cilegon – Personel Satreskrim Polres Cilegon Polda Banten melaksanakan kegiatan pengecekan Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang dilaporkan oleh masyarakat, guna mengumpulkan barang bukti yang mengarah pada peristiwa yang terjadi serta melakukan tindakan pengamanan awal, Rabu (24/12/2025).

Kapolres Cilegon Polda Banten AKBP Dr. Martua Raja Taripar Laut Silitonga, melalui Kasatreskrim Polres Cilegon AKP Yoga Tama, menjelaskan bahwa tindakan pengamanan TKP dilakukan dengan menutup dan mengamankan lokasi kejadian (mempertahankan status quo). Pengamanan dilakukan dengan pemasangan garis polisi (police line) apabila kondisi lokasi memungkinkan, atau dengan pemasangan patok batas TKP berdasarkan hasil pengambilan titik koordinat.

Lebih lanjut dijelaskan, sesuai dengan petunjuk pelaksanaan (Juklap), tahapan penanganan TKP meliputi kegiatan pemotretan untuk mengabadikan situasi dan kondisi TKP secara menyeluruh. Pemotretan dilakukan terhadap lokasi kejadian dari berbagai sudut, termasuk pengambilan gambar detail (close-up) terhadap barang bukti, saksi-saksi, serta aktivitas yang berkaitan dengan peristiwa tersebut. Dokumentasi ini bertujuan memberikan gambaran nyata kondisi TKP serta melengkapi proses penyelidikan dan penyidikan.

Selain itu, petugas juga melakukan pembuatan sketsa TKP yang dibuat seteliti mungkin untuk menggambarkan kondisi lokasi kejadian pada saat dilakukan olah TKP. Sketsa tersebut menjadi salah satu bahan penting dalam proses pembuktian dan pengungkapan perkara.

Kasatreskrim Polres Cilegon AKP Yoga Tama menambahkan bahwa personel yang melaksanakan piket ditekankan untuk selalu melakukan pengecekan TKP secara cepat dan tepat guna mengamankan barang bukti yang berkaitan dengan kejadian. Ia juga mengimbau kepada masyarakat agar tidak memasuki atau merusak TKP apabila terjadi tindak pidana, serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian.

“Kerja sama masyarakat sangat dibutuhkan agar proses penyelidikan dapat berjalan optimal,” tutupnya.
(Satreskrim)