Warta.

Cilegon.

 
February 25, 2026

Forkopimda Cilegon Komitmen Tiga Kali Panen Setahun, Dorong Dukungan Alsintan

Pada hari Senin tanggal 16 Januari 2026 di Link. Sukalila Kel. Panggungrawi Kec. Jombang Kota Cilegon dilaksanakan kegiatan panen raya padi di wilayah Kodim 0623/Cilegon dalam rangka mendukung ketahanan pangan Nasional yang dihadiri Pejabat Utama Polres Cilegon.


Sambutan Tokoh Masyarakat H. SAHRUJI, S.H.


Panen raya ini menjadi tonggak penting dalam upaya mengubah pandangan bahwa Cilegon hanya kawasan industri, sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah. 


para petani perlu didukung penuh dengan alat pertanian modern, seperti hand tractor dan mesin panen (combine harvester), untuk meningkatkan produktivitas


Sambutan Walikota Cilegon yang disampaikan oleh Kadis Pertanian Kota Cilegon


Pangan adalah segala sesuatu yang berasal dari sumber hayati produk pertanian, perkebunan, kehutanan, perikanan, peternakan, perairan, dan air, baik yang diolah maupun tidak diolah yang diperuntukkan sebagai makanan atau minuman bagi konsumsi manusia, termasuk bahan tambahan Pangan, bahan baku Pangan, dan bahan lainnya.


* Target Tanam : Pemerintah daerah berkomitmen mengoptimalkan sekitar 1.100 hektar lahan sawah agar dapat ditanami padi hingga tiga kali dalam setahun.


* Modernisasi : Pemerintah akan menggulirkan dukungan alat pertanian dan teknologi untuk membantu petani lokal meningkatkan produktivitas.


* Pemetaan Lahan : Akan dilakukan pemetaan ulang untuk menjaga keseimbangan antara area industri dan lahan pertanian guna mendukung program Swasembada Pangan Nasional. 


Sambutan Dandim 0623/Cilegon


* Sinergi TNI-Rakyat : Kegiatan panen bukan sekadar simbolik, melainkan bentuk nyata sinergi TNI AD dalam mendukung ketahanan pangan nasional, khususnya di wilayah Kota Cilegon.


* Pertanian di Kota Industri : Meskipun Cilegon dikenal sebagai "Kota Baja" yang dikelilingi industri, sektor pertanian tetap memiliki ruang penting untuk dikembangkan. Dandim berkomitmen menjaga dan mengoptimalkan lahan pertanian yang tersisa (sekitar 1.160 hektar) sebagai lumbung pangan lokal.


* Dukungan Pembinaan : Kodim bertindak sebagai leading sector atau pengawas langsung dalam pembinaan kelompok tani, mulai dari pengolahan tanah hingga masa panen.


* Pemanfaatan Teknologi : Mendukung percepatan teknis panen melalui koordinasi pengadaan alat pertanian modern seperti Combine Harvester bersama Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Cilegon.