Kapolres Cilegon Ikuti Rapat Paripurna Istimewa, Kobarkan Semangat Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur
- byWAHYU ARI
- August 15, 2026
Cilegon - Semangat memperingati 81 tahun Kemerdekaan Republik Indonesia bergema di Gedung DPRD Kota Cilegon. Kapolres Cilegon AKBP M. Probandono Bobby Danuardi, SH, SIK, M.Si bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Cilegon mengikuti Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kota Cilegon dalam rangka mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia menjelang HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Jumat (14/8/2026).
Rapat paripurna yang berlangsung di ruang rapat DPRD Kota Cilegon tersebut dipimpin Ketua DPRD Kota Cilegon Rizki Khairul Ichwan, S.IP., M.IP., dan dihadiri Walikota Cilegon H. Robinsar, Wakil Walikota Cilegon Fajar Hadi Prabowo, Dandim 0623/Cilegon Letkol Inf. Imam Buchori, SH, MIP, unsur TNI-Polri, kejaksaan, jajaran Pemerintah Kota Cilegon, pimpinan DPRD, tokoh masyarakat, perwakilan partai politik, dunia usaha, serta berbagai elemen masyarakat.
Dalam sambutannya, Ketua DPRD Kota Cilegon menegaskan bahwa peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI bukan sekedar agenda seremonial, namun momentum untuk memperkuat tekad bersama dalam mewujudkan cita-cita kemerdekaan.
Dengan mengusung tema nasional “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”, semangat kemerdekaan diharapkan dapat diwujudkan melalui pembangunan yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat, peningkatan kualitas hidup, pengurangan kemiskinan, serta terciptanya pemerataan kesejahteraan.
“Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur” juga menjadi refleksi bagi Kota Cilegon untuk terus membangun menjadi kota industri yang maju, inklusif, berdaya saing, dan tetap memberikan manfaat serta keadilan bagi seluruh masyarakat.
Memasuki agenda utama, seluruh peserta mengikuti siaran langsung Pidato Kenegaraan Presiden RI pada Sidang Bersama DPR RI, DPD RI, dan MPR RI.
Dalam pidatonya, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyampaikan sejumlah capaian dan arah kebijakan pemerintah dalam membangun Indonesia. Pemerintah, menurut Presiden, berpedoman pada konstitusi, kepentingan nasional, upaya mengatasi kesulitan rakyat, serta orientasi terhadap kepentingan generasi saat ini dan generasi mendatang.

