Warta.

Cilegon.

 
November 5, 2026

POLRI PEDULI PENDIDIKAN: KAPOLSEK PULOMERAK JADI PEMBINA UPACARA DI SMPN 10 CILEGON TANAMKAN KARAKTER PANCASILA DAN HIMBAUAN KAMTIBMAS


Cilegon - Wujud kepedulian Polri terhadap dunia pendidikan, Kapolres Cilegon AKBP Andika Adi Pradana, S.I.K., M.M., melalui Kapolsek Pulomerak Kompol D.P. Ambarita, S.I.P., M.M., melaksanakan kegiatan Polisi Peduli Pendidikan dengan sambang / DDS sekaligus menjadi Pembina Upacara di SMPN 10 Suralaya yang beralamat di Link. Pringori RT.001/003 Kel. Suralaya Kec. Pulomerak Kota Cilegon, pada hari Senin tanggal 01 November 2026 sekira jam 07.00 WIB s/d selesai. Kegiatan tersebut diikuti oleh ± 413 siswa-siswi beserta dewan guru dan staf SMPN 10 Kota Cilegon.


Dalam amanatnya, Kapolsek Pulomerak Kompol D.P. Ambarita menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kepala Sekolah Ibu Hj. Evalianur, S.E., M.M., dewan guru serta para siswa-siswi atas pelaksanaan upacara bendera sebagai bentuk pendidikan untuk menanamkan kecintaan kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia. Ia menekankan pentingnya karakter Pancasila di tengah era yang terus berubah penuh tantangan, agar para pelajar menjadi pribadi yang religius, berperikemanusiaan, cinta persatuan, menjunjung tinggi musyawarah dan adil dalam bertindak serta mampu menjadi generasi yang adaptif, kreatif dan tangguh.


Kapolsek juga menyampaikan pesan bahwa sekolah bukan hanya sekedar tempat mengejar nilai akademis, tetapi ruang pembentukan jati diri, tempat karakter dibentuk, etika diasah dan semangat kebangsaan ditanamkan. Oleh karena itu, para pelajar diminta untuk memiliki integritas, rasa tanggung jawab dan semangat juang untuk menjadi yang terbaik bukan hanya bagi diri sendiri tetapi juga untuk bangsa dan negara menuju cita-cita besar Indonesia Emas 2045.


Pada kesempatan tersebut, Kapolsek memberikan beberapa pesan kamtibmas penting diantaranya agar siswa-siswi menjauhi aksi demonstrasi atau unjuk rasa yang tidak sesuai usia pelajar dan tidak ikut demo / unras ke Jakarta sesuai himbauan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten, bijak dalam bermedia sosial dan tidak mudah terpancing hoaks, menolak segala bentuk kekerasan seperti tawuran, bullying dan pengeroyokan, menjauhi narkoba, menghormati orang tua dan guru, tertib berlalu lintas dengan menggunakan helm dan tidak menggunakan knalpot brong, menghindari balap liar, serta turut menjaga lingkungan dari bahaya Karhutla. Kapolsek juga mensosialisasikan layanan Kepolisian Call Center 110 apabila ada keadaan darurat.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kanit Propam AIPTU Nova R dan Bhabinkamtibmas Kelurahan Suralaya AIPTU Supriyanto. Kegiatan Polisi Peduli Pendidikan ini berjalan dengan aman, tertib, khidmat dan penuh antusiasme dari para siswa. Diharapkan melalui kegiatan ini dapat menanamkan harapan, mewujudkan cita dan bersatu dalam aksi nyata menjadi pelajar berkarakter Pancasila untuk Indonesia yang lebih maju dan berdaulat.