Warta.

Cilegon.

 
June 28, 2026

Kapolda Banten Pimpin Pantukhir Daerah Akpol TA 2026, Tegaskan Rekrutmen Bersih dan Berintegritas



Kapolda Banten Irjen Pol Hengki memimpin Sidang Penentuan Kelulusan Akhir Tingkat Daerah Penerimaan Calon Taruna/Taruni Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun Anggaran 2026 yang digelar di Rupatama Polda Banten pada Jumat (26/06-2026).


Kegiatan tersebut dihadiri oleh Pejabat Utama Polda Banten, Ketua Tim Seleksi Penerimaan, pengawas internal dan eksternal, tim audit, serta orang tua peserta seleksi Calon Taruna/Taruni Akpol Tahun Anggaran 2026. Sidang ini merupakan tahapan akhir seleksi tingkat daerah sebelum peserta yang dinyatakan lulus melanjutkan seleksi di tingkat pusat di Akademi Kepolisian Semarang.


Dalam sambutannya, Kapolda Banten menegaskan bahwa proses rekrutmen anggota Polri merupakan langkah strategis untuk menentukan kualitas sumber daya manusia Polri di masa depan. “Kemajuan Polri pada masa depan sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusianya. Oleh karena itu, proses seleksi ini bukan sekedar memilih peserta yang lulus, melainkan memastikan bahwa putra-putri terbaik yang memiliki integritas, kecerdasan, ketangguhan mental, karakter, serta semangat pengabdian memperoleh kesempatan menjadi bagian dari institusi Polri,” ujar Kapolda Banten.


Kapolda menjelaskan bahwa sidang penentuan kelulusan memiliki arti penting sebagai bagian dari regenerasi organisasi dalam mempersiapkan calon-calon pemimpin Polri yang profesional, humanis, berintegritas, serta mampu menjawab berbagai tantangan tugas di masa mendatang. “Saya menyampaikan penghargaan kepada seluruh panitia, pengawas internal, pengawas eksternal, serta tim audit yang telah melaksanakan seluruh tahapan seleksi secara profesional, objektif, transparan, dan akuntabel. Kepercayaan masyarakat merupakan modal utama Polri, sehingga setiap proses rekrutmen harus selalu berpedoman pada prinsip BETAH, yaitu Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis,” ungkapnya.